bg lower
Mgr Donatus Djagom SVD wafat Tanggal publikasi: 30 November 2011 Uskup Agung Emeritus Mgr Donatus Djagom SVD meninggal dunia pada usia 92 tahun di Ende, Flores, NTT, pada hari Selasa (29/11/), pukul 13.00 Wita.Jenazah Uskup Agung Ende selama 28 tahun (1969-1996) itu, kini disemayamkan di Kapela Istana Keuskupan Ndona, Ende.“Dengan kepergian beliau kami sangat kehilangan figur seorang bapak, apalagi beliau yang paling lama menjabat uskup di lingkungan Keuskupan Agung Ende. Dalam kepemimpinan beliau banyak perkembangan baru terjadi, dan yang patut dicatat adalah penguatan Gereja lokal, juga kemandirian umat,” kata Uskup Agung Ende Mgr Vincentius Sensi Potokota, Selasa, di Ende, seperti dilansir kompas.com.Menurut Uskup Agung Sensi, kondisi fisik Mgr Donatus sebelum meninggal tidak memiliki gangguan penyakit yang serius. Almarhum mengembuskan napas yang terakhir dalam posisi berbaring di kamarnya.Di usianya yang lanjut, Mgr Donatus memang mengalami banyak penurunan fisik, dan sejak beliau pernah terjatuh di kamar mandi.Hari dan tanggal pemakaman jenazah almarhum, kata Mgr Sensi, sejauh ini belum ditetapkan karena ia baru menggelar pertemuan dengan staf keuskupan.“Yang pasti pemakamannya di lingkungan Istana Keuskupan Ndona, tapi kapan waktunya belum ditentukan. Paling tidak dalam dua hari jenazah masih disemayamkan untuk memberikan kesempatan bagi umat memberikan penghormatan terakhir. Beliau sosok yang sangat dicintai oleh umat sebab beliau dulu rajin mengunjungi umat sampai ke akar rumput,” kata Uskup Agung Sensi.Mgr Donatus lahir di Bilas, Manggarai, NTT, pada 10 Mei 1919. Dia ditahbiskan menjadi imam di Teteringen, Belanda, pada 28 Agustus 1949. Dia menjalani masa pensiun di Ranggu, Manggarai, kampung kelahirannya (1996-2010), dan tinggal di biara suster Kongregasi Pengikut Yesus (CIJ), di lingkungan Istana Keuskupan Ndona, Ende, sejak 2010 hingga wafat.Uskup Agung Donatus menggantikan Mgr Gabriel Wilhelmus Manek SVD memimpin Keuskupan Agung Ende sejak 19 Desember 1968 hingga pensiun pada 23 Februari 1996.“Kami Memberitakan Kristus yang Disalibkan (1 Kor 1 : 23),” adalah motto beliau saat diangkat menjadi Uskup Agung Ende.Dalam buku Kenangan 75 tahun Paroki Kristus Raja Ende dikisahkan, setamat dari Seminari Mataloko, beliau masuk Novisiat SVD dan melanjutkan studi filsafat di Seminari Tinggi Ledalero. Sesudah perang dunia II beliau melanjutkan studi teologi di Seminari Tinggi SVD di Teteringen, Belanda, dan ditahbiskan menjadi imam pada 28 Agustus 1949.Donatus kemudian melanjutkan studi di Universitas San Carlos, Cebu-Filipina dan sekembali dari sana diangkat menjadi Rektor SMAK Syuradikara-Ende, merangkap sebagai Asisten atau Wakil Regional SVD Ende hingga akhirnya diangkat menjadi Uskup Agung Ende.Sumber : http://www.cathnewsindonesia.com
sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Sun Feb 26 2017 07:28 PM
Our Visitors :909793
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT