bg lower
Vatikan yakin, kebebasan beragama dijamin
<7 Januari 2011>

Dalam lawatannya ke Vietnam pada acara penutupan Tahun Yubileum 2010, Ivan Kardinal Dias mengungkapkan keyakinannya bahwa kebebasan beragama akan dihormati di negara komunis tersebut.

“Saya yakin, kebebasan agama akan dijamin. Organisasi-organisasi keagamaan dan masyarakat dari berbagai agama akan mendapatkan suasana yang baik dalam mengekspresikan dan mempraktekkan iman mereka,” kata utusan Paus tersebut kepada para hadirin dalam acara penutupan Tahun Yubileum di Tempat Ziarah Maria dari La Vang pada 5 Januari.

Dalam kunjungan tersebut, Prefek Kongregasi Evangelisasi itu ditemani oleh Monsignor Barnabew Nguyen Van Phuong asal Vietnam, yang juga seorang pejabat Vatikan.

Acara penutupan itu dihadiri oleh sekitar 100.000 orang, termasuk 60 kardinal dan uskup serta 1.000 imam. Wakil Perdana Menteri Nguyen Thien Nhan dan para pejabat dari Propinsi Quang Tri dan Propinsi Thua Thien-Hue juga hadir dalam acara 5 Januari itu.

Berbicara dalam bahasa Prancis dan diterjemahkan ke dalam bahasa Vietnam oleh Monsignor Phuong, Kardinal Dias mengatakan bahwa kehadiran para pemimpin Gereja dan pejabat pemerintah ini merupakan “suatu tanda yang baik untuk masa depan.”

Kardinal asal India itu mengatakan, Gereja Katolik tidak meminta keistimewaan khusus bagi dirinya sendiri, tetapi hanya kebebasan untuk berkarya sesuai misinya.

Gereja terus bekerja sama dengan penganut agama-agama lain untuk melindungi martabat manusia dan memberi pelayanan demi kesejahteraan bersama, tambahnya.

Gereja dan pemerintah itu bagaikan orangtua dari satu keluarga, kata Kardinal Dias. Jika mereka rukun, maka anak-anak akan bahagia, katanya.

“Harapan saya, semoga Allah memperkenankan Gereja dan Pemerintah di negara ini bekerja sama,” katanya.

Hadirin memberi tepuk tangan meriah kepada Kardinal Dias ketika dia mengatakan dalam bahasa Vietnam “Toi yeu men Giao hoi Viet Nam” (saya mencintai Gereja di Vietnam).

Pejabat tinggi Vatikan itu juga mengatakan, dia gembira bisa berada di tempat ziarah yang sudah berusia 213 tahun ini. Di tempat ini, Bunda Maria menampakkan diri dan menghibur umat Katolik yang dianiaya arena iman.

Kardinal Dias juga memberkati patung Bunda Maria yang baru yang terbuat dari batu. Patung setinggi 4,2 meter itu diletakkan di podium utama di tempat ziarah tersebut.

ucanews.com



sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Sat Dec 10 2016 12:26 PM
Our Visitors :894342
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT