bg lower
Umat Sri Lanka saksikan prelatusnya jadi kardinal

Satu delegasi Sri Lanka dengan jumlah peserta yang banyak menyaksikan pelantikan satu-satunya kardinal asal Asia dalam konsistori ketiga Paus Benediktus XVI di Basilika St. Petrus di Roma pada 20-21 November.

Uskup Agung Kolombo Mgr Malcolm Ranjith adalah satu dari 24 kardinal baru yang dilantik di depan 130 kardinal dan para uskup lainnya.

Paus meletakkan biretta, topi persegi warna merah yang menyimbolkan darah martir, di atas kepala kardinal dalam perayaan Ekaristi hari Sabtu dan pemberian cincin dilakukan pada perayaan hari Minggu.

Mengutip Injil, Paus Benediktus XVI mendorong para kardinal untuk rendah hati dengan berkata, “siapa yang ingin menjadi yang pertama harus menjadi yang terakhir.”

Jumlah kardinal sekarang ada 203 orang, dan dari jumlah itu 121 berhak memilih paus baru.

Delegasi resmi dari Sri Lanka datang dengan 200 orang termasuk 70 imam, enam anggota legislatif, kaum religius, dan umat awam.

Selain para religius dan mahasiswa awam di Roma, warga Sri Lanka dari sejumlah kota di Italia juga datang bermalam untuk mengikuti peristiwa dua hari tersebut.

“Ini merupakan kesempatan satu-satunya untuk menyaksikan pelantikan kardinal,” kata Pastor Pradeep Prashant Fernando dari Palermo, Italia bagian selatan.

Seorang reporter ucanews.com menulis dari Kolombo: Misa-Misa khusus juga diselenggarakan di gereja-gereja di Sri Lanka untuk memperingati pelantikan Kardinal Ranjith tersebut.

“Ini merupakan suatu momen sejarah bagi Gereja di Sri Lanka,” kata direktur Caritas Batticaloa, Pastor Sritharan Sylvester. Menurutnya, kardinal akan lebih berperan aktif dalam mengemukakan isu-isu di Sri Lanka.

Uskup Agung Ranjith, kardinal kedua dari Sri Lanka, dilahirkan pada 15 November 1947, dan ditahbiskan imam tahun 1975. Dia fasih 11 bahasa termasuk Sinhala, Latin, Inggris. Tahun 1991, dia dijadikan uskup auksilier Kolombo dan tahun 1995 menjadi uskup Ratnapura.

Tahun 2001, dia menjadi sekretaris di Kongregasi Evangelisasi di Vatikan.

Paus Benediktus menunjuknya menjadi Uskup Agung Kolombo pada 16 Juni 2009. Sejak April 2010, dia menjadi ketua Konferensi Waligereja Sri Lanka.

Thomas Kardinal Benjamin Cooray OMI adalah orang pertama Sri Lanka yang dijadikan kardinal tahun 1965.

Oleh C. M. Paul dari Roma, dan reporter ucanews.com dari Colombo, Sri Lanka
sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Thu Dec 08 2016 01:41 AM
Our Visitors :893576
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT