bg lower
Tokoh agama tekankan pertobatan sosial Tanggal publikasi: 16 September 2011 Sekitar 600 tokoh lintas agama dan warga melakukan aksi doa bersama di depan Istana Presiden. Mereka juga mengajak warga Indonesia untuk melakukan doa dan pertobatan sosial untuk memerangi korupsi.Melalui doa para tokoh agama mengungkapkan keprihatinan mereka atas persoalan bangsa Indonesia, seperti korupsi, kebohongan pejabat, dan upaya menghindar dari tanggung jawab oleh para elit politik.Aksi doa yang dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB selama 3 hari 14-16 September, dihadiri pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, dan Kong Hu Chu.Romo Fransiskus Xaverius Mudji Sutrisno SJ menekankan agar doa dan puasa dilakukan semua pihak secara sungguh-sungguh dan penuh keikhlasan.“Doa dan puasa ada dalam setiap agama dan memiliki makna yang sakral,” kata dosen STF Driyarkara Jakarta itu.Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Andres Yewangoe.Ia meminta semua pihak melakukan instrospeksi dan pertobatan yang mendalam. Sebab, pertobatan yang selama ini dilakukan lebih menitikberatkan pada pertobatan ritual, bukan pertobatan sosial dan substansial.Pimpinan Pondok Pesantren al Karimiyah KH Ahmad Damanhuri mengatakan, doa dan puasa bersama ini diselenggarakan untuk membersihkan negara dari perilaku tercela yang merugikan rakyat.“Bangsa ini telah dirusak, bukan cuma oleh para tikus, bahkan para buaya yang menghabiskan uang negara. Lewat doa dan puasa bersama, kami mohon kepada Allah SWT agar segera menghancurkan kekuatan-kekuatan jahat tersebut,” ujarnya.Tokoh agama Hindu, Buddha dan Konghucu juga memiliki keyakinan yang serupa.“Kami sangat yakin akan hal ini. Itulah sebabnya umat Hindu ikut dalam kegiatan ini. Karena kami berpendapat, perjuangan membersihkan bumi pertiwi dari berbagai perbuatan tercela sudah selayaknya melibatkan seluruh rakyat Indonesia, termasuk umat Hindu,” kata Gus Indra dari Hindu.“Kami juga berdoa supaya pemerintah menjalankan kewajibannya dengan sebaik-baiknya. Umat Buddha berdoa supaya bangsa ini lepas dari keserakahan, benci, dan iri hati,” ungkap Biksu Dwi dari Buddha.Sumber : http://www.cathnewsindonesia.com
sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Fri Aug 18 2017 06:28 AM
Our Visitors :944197
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT