bg lower
Sabda Tuhan jadi fokus UCCBA
<4 Januari 2011>

United Chinese Catholic Biblical Association (UCCBA) memutuskan untuk menekankan pentingnya Sabda Tuhan sebagai pusat kehidupan Gereja dan merekomendasikan peningkatan kerasulan Alkitab sebagai respon atas Seruan Apostolik Verbum Domini (Sabda Tuhan).

Seruan pasca-synodal tersebut merupakan dokumen hasil Sinode Para Uskup yang diadakan di Roma tahun 2008.

Lebih dari 120 peserta dari 15 negara di kongres UCCBA itu setuju untuk mengadopsi Verbum Domini sebagai peta untuk meningkatkan dan memenuhi pelayanan pastoral Alkitab.

Mereka memutuskan untuk meningkatkan lectio divina, yang membantu umat untuk terbuka kepada perbendaharaan Sabda Tuhan dan menghasilkan “perjumpaan dengan Kristus, Sabda Allah yang hidup,” demikian siaran pers 30 Desember yang merangkum kongres UCCBA. Pernyataan akhir UCCBA masih dalam persiapan.

Peluncuran Verbum Domini pada 11 November, bertepatan dengan hari pembukaan kongres UCCBA, itu turut metambah arti khusus karena hari itu juga merupakan ulang tahun UCCBA ke-20, mengatakan Ketua UCCBA Pastor Joseph Fung Che-ho setelah kembali ke Hong Kong.

Setiap negara peserta yang hadir dalam kongres di Kuala Lumpur itu berjanji untuk melayani Sabda Tuhan dengan berbagai cara yang berbeda.

Sekretaris UCCBA Cecilia Chui mengatakan kepada ucanews.com bahwa Hong Kong akan terus berfungsi sebagai pusat layanan UCCBA untuk memperluas jaringan dengan masyarakat Cina di seluruh dunia serta untuk meningkatkan pertukaran pengalaman dan sumber daya dan kolaborasi dalam pelayanan Alkitab.

Cina memutuskan untuk mengintensifkan hubungan dengan berbagai komunitas gereja di berbagai bidang yang berbeda untuk meningkatkan pembelajaran Alkitab, sharing pengalaman, penerbitan, dan pewartaan Sabda Tuhan.

Penerbit Claretian Macau akan memfasilitasi pertukaran sumber daya pastoral Alkitab melalui pembentukan sebuah platform online, sebagai tambahan untuk publikasi Alkitab termasuk bacaan Injil Setiap Hari Dalam Setahun.

Taiwan berencana untukmeningkatkan bina lanjut terhadap kelompok-kelompok Alkitab di lingkungan dan paroki dan untuk menyelenggarakan Bible Study Conpetition yang pertama di Taiwan pada tahun 2013.

Kegiatan lain termasuk Seventh Malaysia-Brunei Diocesan Biblical Workshop yang akan diadakan tahun 2012, sementara Indonesia akan menggunakan media untuk memberitakan Sabda Tuhan untuk orang-orang non-Kristen.

Filipina akan mendukung aksi “May They Be One” untuk menyediakan lima juta Alkitab untuk setiap keluarga dengan harga bersubsidi.

Australia akan meningkatkan kegiatan membaca Alkitab dan menggunakan doa-doa berdasarkan Alkitab dalam setiap kegiatan berbasis lingkungan. Australia juga akan mendirikan sebuah Chinese Biblical Resource Center.

Jerman akan mengupayakan terwujudnya afiliasi antara China-Zentrum di Bonn dengan UCCBA untuk meningkatkan kerasulan Alkitab di kalangan para rohaniwan Cina dan awam di Eropa.

UCCBA didirikan tahun 1990, peringatan 25 tahun promulgasi Dei Verbum. Sebagai persatuan kelompok-kelompok Alkitab umat Katolik Cina di seluruh dunia yang saat ini terdiri dari 15 anggota penuh dan lima anggota sementara, UCCBA berafiliasi dengan Federasi Alkitab Katolik (CBF, Catholic Biblical Federation) sejak tahun 1993.

ucanews.com
sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Sat Dec 10 2016 12:25 PM
Our Visitors :894321
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT