bg lower
Proyek Mata Bagi Orang Miskin di Cina

Sebuah proyek Katolik di Cina utara membantu ribuan orang miskin untuk bebas dari katarak.

Pada September 2008, Jinde Charities, sebuah LSM yang dikelola Gereja di Propinsi Hebei, meluncurkan sebuah proyek dalam kerja sama dengan Hebei Disabled Persons’ Federation dan sejumlah rumah sakit untuk memberi operasi mata gratis kepada 3.000 orang miskin.

Proyek tersebut mendapat dana dari St. Paul’s Charity Foundation dari Suster-Suster St. Paul de Chartres yang berpusat di Hong Kong. Dana awal untuk proyek tersebut sebesar 110.000 yuan (US$ 16.500).

Dalam rangka pesta emas tibanya para suster St. Paul de Chartres di Taiwan, tarekat itu mengirim dana susulan untuk proyek tersebut sebesar 50.000 yuan (US$ 8.000).

Wakil-wakil dari St. Paul’s Charity Foundation datang ke Hebei baru-baru ini untuk melihat proyek tersebut.

Suster Marie Jacqueline Ho, provinsial Tarekat St. Paul de Chartres, dan para rekan kerjanya mengunjungi para pasien mata di Xinji Fuming Eye Hospital pada 29 Oktober.

Fan Lanrong, yang merawat dua putra cacat fisik dan mental serta ibu mertuanya yang sudah berusia 99 tahun, baru menjalani oeparasi katarak ketika delegasi tersebut berkunjung.

Janda berusia 75 tahun itu gembira dengan hasil operasi terhadap matanya.

“Terim kasih, banyak terima kasih untuk semua orang yang telah menolong saya,” katanya kepada para pengunjung itu berkali-kali.

Seorang lain anggota delegasi itu, Suster Winnie Marie Yau memuji keahlian dan upaya dokter Katolik Luo Yanli, yang bertanggungjawab atas pelaksanaan proyek tersebut.

“Banyak orang di daerah terpencil ini terlalu miskin untuk bisa operasi katarak mereka, namun kami ingin menolong mereka agar pengliahatn mereka kembali normal,” kata Suster Yau kepada ucanews.com.

Dokter Luo, yang menjadi direktur Fuming Group of Hospitals, mengatakan kepada ucanews.com bahwa ini merupakan tahun kedua kerja sama rumah sakit mata dengan Jinde Charities.

Tahun lalu, rumah sakit memberi operasi gratis untuk sekitar 1.000 orang di Hengshui, salah satu kota termiskin di Hebei.

Sebelumnya Dokter Luo, yang ayah serta sudarinya juga dokter spesialis mata, memberi operasi mata gratis untuk para pasien miskin di sebuah klinik desa yang mereka buka dengan dana 400 yuan.

Karena kurang sumber daya, mereka mempublikasinya dan tidak bisa mengembangkan pelayanan itu, kata dokter perempuan itu.

Namun sebagai seorang Katolik, Luo merasa bahwa dia belum berbuat banyak “kepada saudara-saudariku yang miskin.”

Kini klinik tersebut telah berkembang menjadi sebuah kelompok dari berbagai rumah sakit sehingga keluarga Luo bisa meneruskan karya cinta kasih tersebut.

Hingga Oktober 2010, Jinde telah menerima sumbangan hampir 3 juta yuan untuk proyek mata itu. Dana itu sudah dinikmati oleh sekitar 3.000 pasien.

sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Sat Dec 10 2016 12:23 PM
Our Visitors :894273
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT