bg lower
Penjagaan gereja di Tuban diperketat Tanggal publikasi: 27 September 2011 Menyusul serangan bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunten, Solo, hari Minggu, para petugas Kepolisian Sektor Kota Tuban, Jawa Timur, Selasa (27/9), melakukan penjagaan ketat di sejumlah gereja di Kota Tuban.Aktivitas seluruh gereja di wilayah Tuban terus dipantau, termasuk dengan melakukan razia bagi orang yang hendak keluar masuk gereja. Ini dilakukan setelah bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunten, Solo, demikian laporan metrotvnews.com hari ini.Salah satu gereja yang dijaga ketat adalah Gereja Santo Petrus di Jalan Panglima Sudirman, Tuban.Para petugas memeriksa bawaan orang-orang yang datang. Bahkan isi tas dan muatan mobil yang datang ke Gereja Santo Petrus diperiksa terlebih dahulu.Menurut Wakil Kepala Polsek Kota Tuban Inspektur Polisi Satu Joso, upaya keamanan dilakukan untuk mengantisipasi peristiwa serupa yang terjadi di Solo.Pihak gereja diminta untuk segera melapor apabila ada orang mencurigakan yang hendak masuk ke dalam gereja.Sumber-sumber polisi memastikan pelaku bom di gereja GBIS adalah Ahmad Tosepa Hayat, 31, yang adalah salah satu dari lima orang yang melakukan serangan bom ke dalam masjid polisi di Cirebon, Jawa Barat, pada 15 April lalu.Sumber : www.cathnewsindonesia.com/
sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Tue Mar 28 2017 03:19 PM
Our Visitors :917510
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT