bg lower


(John Nelwan)
Penanganan Paska Bencana Letusan Merapi - Hak Hidup Anak Harus Diprioritaskan!

Letusan Merapi Selasa 26 Oktober yang memuntahkan debu vulkanik dan awan panas masih menyisakan derita bagi pengungsi yang ditempatkan di 7 desa Kabupaten Sleman. Orang dewasa dan anak-anak hidup berbaur. Makan, tidur dan beraktifitas sebatas di tempat pengungsian yang kebersihannya tidak memadai lagi. Anak-anak mulai menderita batuk-pilek, demam dan diare. Ditambah status Merapi yang masih labil, anak-anak ini tidak tahu kapan bisa kembali ke tempat tinggalnya.

“Saya ingin ketemu teman-teman dan bermain dengan mereka,” kata Lia, 6 tahun, salah satu anak yang tinggal di pusat pengungsian di desa Galagaharjo, Sleman. Dia nampak lemah dengan wajah tertunduk lesu. Menurut Sukiyem sang ibu yang mendampingi Lia, sejak pagi hari anaknya menderita sakit. “Putri saya demam. Malah anak-anak lain di tempat ini sudah lebih dahulu batuk-pilek, demam dan diare,” tambah Sukiyem menjelaskan kondisi anak-anak di tempat pengungsian, yang di malam hari tidur dengan alas tidur tipis dan selimut seadanya.

Cuaca mendung dan hujan di tempat pengungsian yang jauh dari bersih membuat anak-anak dan orangtuanya mudah terkena penyakit. Melihat kondisi menyedihkan itu, World Vision Indonesia, lembaga kemanusiaan yang peduli anak, setelah selesai membagikan 15.000 masker, hari ini mulai mendistribusikan 1.000 paket keluarga, terdiri dari 2 tikar plastik, 2 sarung, 2 selimut dewasa, 2 sikat dan pasta gigi, 2 sabun, 2 pak tisu dan 2 pembalut wanita; dan 1.000 paket anak, terdiri dari 2 selimut anak, 2 sikat dan pasta gigi, 2 sabun mandi serta 2 minyak telon.

“Kami berharap, paket bantuan ini dapat menolong anak-anak dan orangtua agar bisa hidup lebih nyaman dan bersih di tempat pengungsian,” jelas Fadli Usman, Team Leader Merapi Emergency Respons saat memulai proses pendistribusian. Menurut Fadli, dalam kondisi darurat seperti ini, anak-anak harus diberikan perhatian lebih.

“Hak-hak hidup mereka harus dipenuhi. Oleh sebab itu, dalam penanganan paska bencana dengan kondisi tempat pengungsian sangat terbatas, World Vision sangat memprioritaskan bantuan kepada anak-anak, agar mereka bisa bertahan hidup,” tambah Fadli. Untuk memberi kenyamanan saat tidur malam, selain paket keluarga dan paket anak, World Vision Indonesia juga telah menyiapkan 1.000 matras untuk dibagikan.


sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Sat Dec 03 2016 09:51 AM
Our Visitors :892297
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT