bg lower
Masyarakat Amankan Gereja


JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat dari berbagai golongan dan organisasi bekerja sama membantu pemerintah dan Polri untuk mengamankan tempat ibadah umat Kristiani. Natal dijamin akan berlangsung aman sehingga umat Kristiani tidak perlu khawatir.

Demikian hasil pemantauan Kompas di berbagai penjuru Indonesia, Kamis (23/12/2010). Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk menjamin keamanan perayaan Natal di 1.619 gereja dan tempat ibadah umat Kristiani di Jakarta. ”Ormas Islam juga menjadi bagian dalam pengamanan Natal,” ujarnya.

Beberapa gereja, seperti GPIB Immanuel, Jakarta Pusat, dan HKBP Rawamangun, disisir petugas. Demikian juga di beberapa wilayah seperti Papua dan Kalimantan. Sementara itu, di Gereja St Antonius Padua Jakarta Timur dan Gereja Maria Kusuma Karmel pengamanan dilakukan oleh panitia Natal, polisi, dan masyarakat sekitar.

Sekretaris Eksekutif Bidang Diakonia Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Jeirry Sumampow mengatakan, jemaat yang datang ke gereja tidak perlu membawa barang berlebihan juga tas untuk memudahkan pemeriksaan.

Teror ancaman bom

Di Jawa Tengah dan Bali, terorisme menjadi perhatian utama. Selain buruknya cuaca, teror ancaman bom di Jawa Tengah menjadi perhatian polisi, demikian dikatakan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Edward Aritonang. Mengenai ancaman terorisme, kata Edward, pihaknya sudah dihadapkan pada ancaman nyata, seperti bom yang pada 7 Desember lalu ditemukan di depan kantor Kepolisian Sektor Pasar Kliwon, Solo. Pada hari yang sama juga, ada bom rakitan yang meledak di Gereja Katolik Kristus Raja Wilayah Gawok, Kecamatan Gatak, Sukoharjo.

Sejumlah pendeta dari Sinode Gereja Kristen melontarkan kekhawatiran jika umat yang hendak berdoa pada malam Natal justru bakal menangkap kesan mencekam karena melihat banyak polisi berseragam.

Di Bali, Detasemen Khusus 88 dikerahkan. Menurut Wakapolda Bali Brigjen (Pol) Komang Udayana, Kamis, polisi menjaga obyek wisata dan hotel. Sementara untuk gereja, pengamanan melibatkan Gegana.

Di Banten, Kepala Kepolisian Daerah Banten Brigjen (Pol) Agus Kusnadi mengatakan, sasaran pengamanan khusus meliputi gereja, tempat ibadah, dan lokasi wisata. Polisi juga mengadakan sterilisasi tempat ibadah untuk mengantisipasi ancaman bom.

Inspektur Jenderal Bekto Suprapto, Kepala Polda Papua, mengatakan, kepolisian sektor harus bersikap waspada dan merangkul warga setempat dalam pengamanan wilayah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Utara Ajun Komisaris Besar Benny Bela mengatakan, polisi serius mengamankan Natal menyusul sejumlah aksi perampokan dan perampasan oleh penjahat belakangan ini.

Sejumlah gereja juga telah melakukan pengamanan sendiri terhadap aksi kejahatan dan teroris. Di Gereja Getsemani Sario Kotabaru, misalnya, pengamanan dilakukan oleh warga setiap malam secara bergantian.

(SIN/ARA/BEN/CAS/DEN/UTI/MDN/GAL/ICH/RIZ/SIN/WER/ZAL)


sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Sat Dec 03 2016 11:01 PM
Our Visitors :892462
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT