bg lower
Alzheimer, rumah sakit Katolik beri harapan
<16 Desember 2010>

Sebuah rumah sakit Katolik di Korea Selatan membuktikan bahwa perawatan dengan metode transcranial magnetic stimulation (TMS) bisa memperbaiki fungsi otak penderita Alzheimer.

Pada 15 Desember, St. Mary’s Hospital dari Universitas Katolik Korea di Seoul mengumumkan temuan dari Dr. Yang Dong-won dan tim medis yang dipimpinnya.

“Metode TMS memiliki sedikit efek sampingan,” kata Dr. Yang.

Ini merupakan sebuah metode yang noninvasive. Induksi elektromagnetik dengan menggunakan arus listrik lemah, medan magnetik bisa menciptakan perubahan pada otak secara cepat, katanya. Cara ini mengaktifkan bagian-bagian tertentu dari otak dan memungkinkan saraf-saraf otak kembali terhubung sehingga otak kembali berfungsi untuk bisa diteliti lebih lanjut.

Dengan menggunakan TMS, tim Dr. Yang merangsang bagian depan otak dari delapan pasien Alzheimer selama delapan minggu dengan 10 Hz frekuensi medan magnetik.

Mereka menemukan bahwa kesadaran kognitif dan kemampuan berbahasa pasien berubah. Konsentrasi dan ingatan pasien menjadi lebih baik.

Metode TMS, kata Dr. Yang, bisa dipakai untuk merawat para pasien Alzheimer jika tidak ada perawatan lain yang lebih efektif.

Menurut Health Insurance Review and Assessment Service, dalam tiga kwartal pertama tahun ini sudah ada 104.115 pasien Alzheimer yang dirawat di berbagai rumah sakit. Jumlah ini menunjukkan peningkatan 24,4 persen lebih tinggi dari jumlah pasien tahun lalu pada periode waktu yang sama.

ucanews.com



sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Thu Dec 08 2016 01:43 AM
Our Visitors :893603
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT