bg lower
Gereja tawarkan teologi untuk orang muda
<17 Desember 2010>
By Reporter ucanews.com, Kolombo

Institut teologi pertama yang dikelola Gereja di Sri Lanka memberi pendidikan teologi untuk kaum muda awam guna meneguhkan iman mereka terutama di saat Gereja menghadapi tantangan dari berbagai sekte yang membuat banyak orang meninggalkan Gereja.

“Kita tidak punya banyak buku teologi dalam bahasa Sinhala. Kenyataan ini harus diperbaiki …Ini merupakan tantangan untuk bisa menghadapi berbagai kelompok injili,” kata Roshita Fernando, 37, yang menyelesaikan studi agama Kristen dalam bahasa Sinhala di Joseph Vaz Deva Dharma Nikethanaya.

Pada 15 Desember, institut studi teologi dalam bahasa Sinhala/Tamil di Keuskupan Agung Kolombo itu memberi gelar sarjana muda kepada 53 mahasiswa, termasuk seorang imam dan 16 religius, di St. Joseph’s College di Kolombo.

“Kebanyakan kaum muda Kristen kurang memahami agama Kristen dengan baik,” kata Profesor Anton Meemana, seorang dosen tamu dari St. Lasal University di Philippines.

Banyak buku Katolik bahasa Inggris diterbitkan pada periode misioner, kata profesor tersebut. Walaupun liturgi dialihkan ke dalam bahasa-bahasa lokal, istilah-istilah liturgi dan tafsiran dengan menggunakan bahasa lokal masih sangat sulit karena kurangnya tenaga ahli.

“Kita perlu mendirikan sebuah Culture of Literature on Sinhalese Theology,” kata Pastor Cecil Joy Perera, rektor dari institut teologi yang telah berusia 27 tahun itu, kepada ucanews.com.

Direktur nasional untuk liturgi itu mengatakan, institut tersebut telah menerbitkan lebih dari 150 buku dan 17 majalah dalam bahasa Sinhala. Dalam acara wisuda itu, institut itu meluncurkan 12 buku tentang santo-santa, kehidupan gereja, serta tantangan dan agama Kristen dalam konteks sekarang ini.

Imam itu juga mengatakan, “Kita harus menghadapi tantangan untuk mencapai tujuan.”

Ratusan alumni institut itu berkarya di berbagai sektor kehidupan, baik swasta maupun negeri. Mereka terus membantu misi Gereja.

Komisi Akreditasi Perguruan Tinggi di Sri Lanka memberi status diakui kepada Sinhala/Tamil Theologate yang didirikan tahun 1983 itu, dan dengan begitu institut tersebut bisa memberi gelar kepada lulusannya. Selain program gelar, institut itu juga memberi kursus selama tiga bulan untuk bidang ajaran Gereja.

Sekarang terdapat lebih dari 4.000 pusat dan institusi injili di seluruh Sri Lanka, termasuk cabang-cabangnya di Negombo, Kurunegala, dan Ratnapura.
sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Sat Dec 03 2016 09:50 AM
Our Visitors :892294
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT