bg lower
Kardinal Kim jadi ilham misi Korea

Masyarakat Korea hendaknya memperhatikan semangat keterbukaan yang ditekankan oleh mendiang Stephen Kardinal Kim Sou-hwan untuk menyelesaikan berbagai masalah sosial, demikian sebuah seminar di Seoul.

Seminar 9 November dalam rangka pembukaan Stephen Cardinal Kim Institute yang baru dibentuk itu mengambil tema Asking Cardinal Kim about current problems of Korean Society.

Dalam seminar iotu, Pastor Dennis Kim Woo-seon SJ menekankan kehidupan Kardinal Kim sebagai model bagi masyarakat Korea untuk mempertanyakan solidaritas sosial dan kebaikan bersama.

“Masyarakat Korea Selatan terpecah karena ideologi, kelas, dan gender,” kata Pastor Kim.

“Komunitas-komunitas yang ada terbentuk berdasarkan hubungan darah, sekolah, dan daerah tanpa mempertimbangkan martabat manusia dan tidak ada solidaritas dengan kelompok masyarakat yang tersingkit,” lanjutnya.

“Citra Kardinal Kim yang mementingkan kebaikan bersama dan kehidupan orang miskin dan lemah merupakan kehausan masyarakat Korea sekarang ini,” kata imam yang mengajar di lembaga pendidikan Yesuit, Sogang University, itu.

Dalam prasaran lain, Kim Hyong-sok, dosen tamu dari Yonsei University, bercerita bahwa Kardinal Kim merintis kerja sama dan dialog antaragama.

“Agama-agama hendaknya menjadi pelopor dalam bidang-bidang bersama seperti etika dan suara hati untuk masyarakat,” kata profesor dari universitas Protestan tersebut.

Dalam pesan untuk seminar itu, Uskup Auksilier Seoul Mgr Andrew Yeom Soo-jung mengatakan, masyarakat Korea rindu akan persatuan dan rekonsiliasi.

“Kehidupan Kardinal Kim bisa menjadi jawaban atas kerinduan tersebut,” tulis Uskup Yeom.

Sementara itu, direktur institut tersebut, Pastor Johan Pahk Yeong-sik mengatakan, Kardinal Kim menekankan perlunya masyarakat yang jujur dan adil. “Seminar ini akan menjadi kesempatan yang baik untuk mengingatkan kembali masyarakat akan kata-kata Kardinal Kim,” katanya.

Stephen Cardinal Kim Institute dibentuk 20 April untuk mempelajari kehidupan, pikiran, dan praktek dari kardinal pertama asal Korea tersebut.

Oleh John Choi, ucanews.com, Seoul, Korea Selatan
sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Sat Dec 10 2016 12:24 PM
Our Visitors :894294
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT