bg lower
JIKA TAK SANGGUP LAGI
Paus Benediktus XVI Akan Mundur
Selasa, 23 November 2010 | 12:46 WIB

VATICAN CITY, KOMPAS.com — Paus Benediktus XVI mengatakan, ia bisa menjadi Paus pertama dalam 700 tahun terakhir yang mengundurkan diri secara sukarela jika secara fisik atau mental tidak lagi mampu bertugas.

Dalam sebuah buku berdasarkan hasil wawancara, Paus berusia 83 tahun itu menantang tradisi berabad-abad Gereja Katolik dengan mengatakan, ia tidak akan ragu untuk melepaskan jabatannya jika merasa tidak lagi sanggup secara fisik, mental, dan spiritual untuk mengemban tugas. Jabatan paus secara tradisional dipandang sebagai jabatan seumur hidup. Paus diharapkan tetap memegang kemudi gereja sampai akhirnya wafat. Paus terakhir yang mengundurkan diri secara sukarela adalah Celestine V pada tahun 1294.

Namun, dalam buku itu, yang berjudul Light of the World: The Pope, the Church, and the Sign of the Times, sebagaimana dikutip Telegraph, Selasa (23/11/2010), Benediktus mengatakan, "Ya, jika Paus dengan jelas menyadari bahwa dirinya tidak lagi sanggup secara fisik, mental, dan spiritual untuk menangani tugas-tugas kantornya, maka ia memiliki hak dan, dalam kondisi tertentu, juga kewajiban, untuk mengundurkan diri."

Paus Benediktus secara keseluruhan dianggap berada dalam kondisi kesehatan yang baik, tetapi pergelangan tangannya patah tahun lalu setelah tergelincir dan jatuh saat liburan di Pegunungan Alpen, Italia. Namun, ia mengaku, dirinya sering dibebani tugas-tugas kepausan dan berkunjungan ke luar negeri. "Tentu saja, saya kadang-kadang prihatin dan bertanya-tanya apakah saya bisa menjalankan (tugas) bahkan murni dari sudut pandang fisik," katanya dalam buku itu, yang sejauh ini telah menyedot banyak perhatian terkait pernyataannya tentang penggunaan kondom yang diperbolehkan dalam keadaan tertentu.

Awal tahun ini terungkap bahwa pendahulunya, Yohanes Paulus II, pada tahun 1989 menandatangani sebuah dokumen yang menyatakan akan mengundurkan diri jika ia menderita sakit yang tidak bisa disembuhkan. Namun, tidak seperti Benediktus, ia memerintahkan bahwa kemungkinan itu tetap menjadi sebuah rahasia selama hidupnya. Pada akhirnya, ia tetap menjabat sampai kematiannya pada tahun 2005, mengatakan itu demi kebaikan gereja Katolik.

Paus Benediktus melantik 24 kardinal baru pada akhir pekan lalu, 10 diantaranya warga Italia, yang memunculkan spekulasi di kalangan pengamat Vatikan bahwa paus berikutnya bisa saja dari Italia. Calon yang paling mungkin termasuk Dionigi Tettamanzi, Uskup Agung Milan; Angelo Bagnasco, Kepala Konferensi Para Uskup Italia; dan Uskup Agung Gianfranco Ravasi, Presiden Dewan Kepausan untuk Kebudayaan.
sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Tue Dec 06 2016 12:02 AM
Our Visitors :892879
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT