bg lower
HONGKONG:
Iman terkisis dalam kesibukan hidup
<21 Desember 2010>

By Reporter ucanews.com, Hong Kong, Cina

Sebuah survei yang dilakukan Panitia Persiapan Tahun Umat dari Keuskupan Hong Kong menunjukkan bahwa kehidupan modern yang sedemikian cepat berubah mengorbankan pertumbuhan iman umat Katolik setempat.

Survei tentang “Catholic faith life in real context” itu dikeluarkan hari Minggu, 19 Desember. Survei itu dilakukan antara 27 Agustus hingga 13 September oleh Hong Kong Polytechnic University untuk panitia itu.

Dari 2.653 responden umat Katolik usia 15 tahun ke atas yang disurvei, 30,6 persen mengatakan bahwa mereka tidak membaca Alkitab dalam setahun terakhir dan 73,3 persen tidak membaca Alkitab secara teratur, dengan alasan terlalu sibuk dari 43,1 persen responden.

Lebih dari setengah responden – 55.8 persen – tidak bergabung dengan kelompok awam manapun, tetapi hanya 38 orang yang mengatakan bahwa mereka tidak berdoa, dan 69 orang mengatakan bahwa mereka tidak menghadiri Misa dalam setahun terakhir.

Tetapi 800 orang mengatakan tidak berdoa setiap hari, dengan 28,1 persen mengatakan bahwa mereka terlalu sibuk. Hampir 45 persen tidak mengaku dosa bahkan selama setahun, dengan 25,7 persen dari mereka berpikir bahwa itu tidak penting karena Allah berbelas kasih, sementara 20 persen lainnya mengatakan terlalu sibuk.

Pastor Dominic Chan Chi-ming mengatakan, survei itu menjadi peringatan bagi umat untuk kembali menentukan arah kehidupan mereka. “Beberapa orang memang gampang hilang dalam kesibukan hidup jika tidak memiliki tujuan hidup,” kata vikjen keuskupan yang mengetuai panitia tersebut.

Hasil survei itu dirilis bersama dengan analisis kedua sensus keluarga Katolik keuskupan, sejak sebuah database sentral dibentuk tahun 2004 untuk mencatat lokasi, populasi, seks, umur, status perkawinan, pendidikan, pekerjaan, dan rincian personal lainnya dari umat Katolik.

Analisis keluarga itu menunjukkan bahwa populasi umat Katolik berkembang pesat, dengan jumlah perempuan lebih banyak dari laki-laki, dan mereka yang punya perhatian terhadap iman ternyata lebih banyak berasal dari kelompok yang tidak bekerja ketimbang kelompok yang bekerja.

Lebih dari 20 persen yang bekerja itu berasal dari kelompok pekerja administratif dan pegawai.

Keuskupan menetapkan tahun 2011 sebagai Tahun Umat untuk menerapkan resolusi pembinaan kaum awam yang diusulkan oleh Sinode Keuskupan Tahun 2000. Kedua laporan itu akan digunakan sebagai pedoman untuk kebutuhan pastoral umat menjelang tahun khusus tersebut yang akan dimulai pada 1 Januari, demikian panitia persiapan.

Pinky Mak Yuan-yee, seorang anggota panitia, mengatakan kepada ucanews.com bahwa keuskupan merencanakan sejumlah kegiatan untuk meningkatkan kesadaran umat akan misi mereka.

Dari 10 usulan sinode itu antara lain, membaca seluruh Alkitab Perjanjian Baru. Sementara resolusi sinode tentang misi dan pembinaan kaum awam itu, antara lain, berziarah serta terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kegiatan lingkungan hidup.

Dia memohon kepada umat Katolik untuk melibatkan diri dalam berbagai kegiatan Gereja untuk meningkatkan “sense of belonging” dalam persekutuan umat dan meneguhkan semangat evangelisasi.

John Lam Chi-man, salah satu ketua dewan paroki, mengatakan kepada ucanews.com, dia bisa memahami bahwa banyak orang bekerja keras untuk menunjang hidup. “Melibatkan diri dalam sejumlah kegiatan spiritual mungkin bisa meredakan perasaan tertekan dalam kehidupan setiap hari yang penuh kesibukan,” katanya.



sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Sat Dec 03 2016 11:02 PM
Our Visitors :892476
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT