bg lower
Caritas bangun jaringan untuk keadilan sosial

Sebuah kantor Caritas regional memainkan peranan penting dalam mengorganisir berbagai LSM Bangladesh dan gereja-gereja Protestan menjadi sebuah jaringan kerja yang efektif menyangkut isu tanah, lingkungan hidup,dan pembangunan.

Kantor Caritas Bangladesh Wilayah Mymensingh mengadakan lokakarya membangun jaringan itu pada 8 November untuk 35 staf LSM lokal, profesional, dan para tokoh Gereja.

“Masyarakat lokal menghadapi berbagai masalah tanah dan lingkungan hidup,” kata Shoshangko Ritchil, seorang pejabat Caritas Mymensingh.

“Jika ada jaringan yang kuat untuk mempromosikan kesejahteraan bersama dalam masyarakat, kita akan lebih mudah memperjuangkan tuntutan rakyat,” kata Ritchil.
Ritchil, 45, seorang Katolik warga etnis Garo, yang juga menangani proyek Manusher Jonno Foundation (MJF), mengatakan bahwa lokakarya tersebut bertujuan untuk mempersiapkan aksi menyangkut sengketa tanah dan berusaha menghentikan penggalian ilegal tanah liat putih untuk membuat keramik.

Sumber-sumber Caritas mengatakan ucanews.com bahwa banyak anggota masyarakat adat itu miskin dan mereka digusur jika tidak bayar pajak yang sebelumnya dibebaskan oleh pemerintah. Pemerintah dulu memberlakukan Khas (bebas pajak) dari tanah leluhur yang sudah mereka tempati ratusan tahun.

Dari 1.046 warga masyarakat adat di enam sub-distrik di Mymensingh, hanya 16 orang yang memenuhi syarat untuk mendiami tanah leluhur.

Sementara itu, masyarakat adat lainnya dipaksa untuk hidup menderita di gubuk-gubuk karena mereka tidak tahu bagaimana mengurus berbagai dokumen menyangkut tanah mereka, sumber-sumber Caritas tersebut.
Caritas kini telah membantu 260 orang untuk mempersiapkan berbagai aplikasi untuk masalah tanah tersebut.

Sementara itu, di Distrik Netrokona, setidaknya 11 orang tewas dan 20 keluarga warga masyarakat adat telah digusur dari tanah leluhur mereka dalam insiden yang berkaitan dengan sengketa penggalian tanah liat putih.

Berbagai perusahaan keramik menutup banyak kanal dan sungai-sungai kecil untuk memudahkan pengangkutan tanah liat putih, dengan akibat menghancurkan kehidupan ribuan masyarakat adat setempat. Satwa liar juga terkena dampaknya.
Para peserta lokakarya berjanji untuk bekerja dengan Caritas guna memastikan adanya keadilan sosial bagi masyarakat.

“Masyarakat adat tidak melakukan protes, sementara pemerintah daerah sendiri tutup mulut,” kata Dilip Hagidak, wakil dari Gereja Adven Hari Ketujuh di Mymensingh. “Kami akan mendukung aksi Caritas untuk menyadarkan masyarakat adat dan untuk memperjuangkan hak-hak mereka,” katanya.

Lila Ray, 40, seorang dosen dan pengacara beragama Hindu, sependapat. “Ini baik untuk memiliki pendekatan sama terhadap berbagai masalah sosial yang berbeda. Jika kita berjuang bersama-sama kita bisa menang,” katanya.

Oleh Sumon Nongmin, ucanews.com, Mymensingh, Bangladesh
sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Sat Dec 03 2016 09:49 AM
Our Visitors :892279
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT