bg lower
Umat Hindu Ramai-ramai "Mekemit"


KARANGASEM, KOMPAS.com — Umat Hindu di Bali ramai-ramai mekemit atau berjaga di pura dalam serangkaian hari raya Siwaratri yang berlangsung setahun sekali, tepatnya pada Catur Dasi Krsna Paksa Bulan Magha, yang jatuh Senin (3/1/2011).

Seperti halnya di Pura Penataran Pande Bujaga, Rendang, Kabupaten Karangasem, tampak sejak Senin pagi umat Hindu telah melakukan serangkaian peribadatan untuk selanjutnya mekemit semalam suntuk hingga Selasa pagi.

Jro Mangku Pande Made Tastra, tokoh spiritual setempat, mengatakan, Siwaratri merupakan hari suci, yang dimaknai umat Hindu sebagai hari untuk menyucikan diri.

Upaya penyucian diri itu, lanjutnya, tidak hanya dilakukan umat melalui mekemit atau jagra, tetapi juga dengan melaksanakan upawasa (tidak makan dan tidak minum) dan monabrata (berdiam diri atau tidak bicara yang bukan-bukan).

Jro Mangku Komang Merta, tokoh spiritual asal Desa Nongan, Karangasem, mengungkapkan, saat Siwaratri, sebagian besar warga di kampungnya beramai-ramai melakukan mekemit atau berjaga semalaman di Pura Penataran Pande Bujaga. Tradisi itu sudah berlangsung sejak lama dan berlaku turun-temurun dari generasi ke generasi.

"Biasanya sebagian besar warga, baik anak-anak, remaja, maupun orang tua, ke pura mulai pukul 19.00. Begitu sampai di pura, warga langsung melakukan persembahyangan bersama," ujar wanita yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang banten (perlengkapan ritual) itu.

Sembahyang yang dilakukan, kata Jro Mangku, berlangsung tiga kali, yakni saat pertama kali datang ke pura sekitar pukul 19.00, pada pukul 24.00, dan sembahyang terakhir pukul 06.00 Wita. Seusai persembahyangan di keremangan pagi, warga pun kembali ke rumah masing-masing.

Dia menyebutkan, saat melakukan jagra, para orang tua akan megending atau menyanyikan tembang-tembang suci. Anak-anak muda akan megambel sebagai pengiring tembang suci yang mengalun. Suasana syahdu akan terasa di keheningan malam hingga akhirnya fajar menyingsing.

"Nyanyian lagu-lagu suci berakhir menjelang pagi. Setelah bersembahyang, warga akan kembali. Tradisi mekemit di pura inilah yang membedakan Siwaratri dengan hari raya lain bagi umat Hindu di Bali," katanya.


ANTSumber :
sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Thu Dec 08 2016 01:40 AM
Our Visitors :893555
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT