bg lower
Jupiter itu Adalah Bintang Natal?


KOMPAS.com - Bintang natal dipercaya oleh umat Kristiani sebagi pertanda kelahiran Yesus. Bintang tersebutlah yang membimbing tiga pria yang disebut "Para Majus" untuk datang ke Yerusalem menemui Raja Herodes dan mempertanyakan kelahiran Yesus yang disebutnya dengan Raja Yahudi.

Selama berabad-abad, bintang tersebut menjadi misteri. Para astronom berusaha memecahkannya, namun selama ini belum memerleh jawaban pasti. Ada yang beranggapan, bintang natal itu adalah supernova, ada pula yang menganggapnya komet.

Berusaha memberi jawaban, ahli astronomi dari BBC dan kontributor Discovery News Mark Thompson baru-baru ini berusaha memecahkan misteri bintang natal tersebut. Ia percaya, Jupiter yang merupakan planet terbesar di tata surya-lah kunci untuk memecahkannya.

Thompson pun menelaah data sejarah astronomi yang ada. Selain itu, ia juga menggunakan simulasi komputer untuk melihat posisi planet dan bintang saat hendak terlihat dari bumi.

Lewat hasil telaahnya, Thompson menemukan adanya tiga konjungsi yang terjadi antara September 3 SM hingga Mei 2 SM. Tepatnya, ketiganya terjadi pada 14 September 3 SM, 17 Februari 2 SM, dan 8 Mei 2 SM.

Konjungsi yang dimaksud adalah kondisi ketika dua benda langit terlihat berdekatan satu sama lain. Pada saat konjungsi yang dimaksud Thompson, Jupiter tampak berdekatan dengan Regulus, bintang tercerlang di konstelasi Leo.

Pada saat konjungsi itu, Jupiter tampak bergerak ke arah timur melewati Regulus, sebelum akhirnya berbalik arah melewati bintang itu kembali. Gerakan tersebut dikenal dengan gerakan retrogade.

Karena bumi memiliki periode orbit lebih cepat dari Jupiter, maka manusia akan merasa bumi mendahului Jupiter. Sementara, Jupiter sendiri akan tampak berubah arah selama beberapa minggu, sebelum akhirnya kembali bergerak ke arah timur. Perubahan arah itulah yang mungkin dilihat dan menjadi tanda bagi Para Majus.

"Gerak retrogade berarti planet bergerak ke arah barat. Jadi, mungkin Para Majus telah mengikutinya dari Persia," kata Thompson.

Thompson melanjutkan, "Dengan unta, perjalanan akan memakan waktu tiga bulan. Dan yang menarik, jangka waktu tersebut kurang lebih sama dengan lamanya Jupiter bergerak ke arah barat."

Pastinya, apa yang diungkapkan Thompson hanyalah spekulasi. Namun, bila kejadian Para Majus mengikuti bintang Natal adalah nyata, konjungsi yang melibatkan Jupiter ini bisa jadi juga nyata.
sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Thu Dec 08 2016 01:39 AM
Our Visitors :893538
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT