bg lower
Aktivis HAM minta polisi tangani dakwah provokatif Tanggal publikasi: 24 Juni 2011 Sejumlah tokoh Hak Asasi Manusia mendesak polisi agar tidak membiarkan dakwah atau kotbah yang menebar kebencian, khususnya pada hari Jumat.“Ada tiga kecendrungan yang ada saat ini yakni intoleransi, kekerasan dan da’wah yang menebar kebencian. Ini telah meresahkan kita semua,” kata Chairul Anam dari Human Rights Working Group (HRWG) kepada sekitar 50 peserta yang menghadiri seminar kemarin yang diselenggarakan Imparsial di Jakarta.Menurut Chairul, kotbah seperti itu sangat berbahaya karena cenderung menyatakan bahwa agama lain menyimpang dan kafir.Lebih buruk lagi, kata Chairul, polisi membiarkan kotbah seperti itu terjadi khususnya pada saat hari Jumat, dan telah berlangsung selama tiga tahun.“Saya berharap polisi tidak terperangkap dalam sentimen keagamaan tertentu,” katanya.Pengacara Muslim itu menambahkan, “Kita perlu aturan untuk mengontrol hal ini.”Siti Musdah Mulia, ketua Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), juga menyesalkan polisi yang tidak bisa mengambil tindakan tegas, karena terkendala fatwa.“Ini menjadi tantangan bagi kita semua,” kata Musdah.Sumber : http://www.cathnewsindonesia.com/
sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Mon Nov 20 2017 04:55 PM
Our Visitors :959019
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT