bg lower
Menteri angkat jempol film Soegija08/06/2012 Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu langsung memberi jempol untuk film Soegija yang baru saja ditontonnya.Menurut Marie, film besutan sutradara Garin Nugroho tersebut memiliki nilai nasionalisme yang tinggi.“Dari semua film yang pernah dibuat oleh Garin Nugroho, ini saya rasa film terbaik yang pernah dibuat Garin. Luar biasa ada film seperti ini yang penuh pesan nasionalisme dan kesatuan. Pesannya sangat bagus, bagaimana kita tetap bersatu meski beda etnis dan agama. Kami sangat mengapresiasi,” ungkap Mari usai nonton bareng “Soegija” di XXI Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (7/6/2012) malam.Marie mengaku puas dan terhibur dengan jalan cerita Soegija. “Senang sekali pas nonton tadi. Pesan yang disampaikan berkualitas, ada serius dan ada komedinya juga. Cerita humanisnya sangat kental, ini film yang bisa menghibur dan berkualitas,” puji Mari.Pujian Marie tak berhenti sampai di situ. “Ini kan film kolosal, kru yang paling banyak, film dengan enam bahasa. Saya sangat mengapresiasi bahasa Jawa yang digunakan, sangat bagus,” lanjutnya.Marie berharap akan ada film-film nasional yang bermutu lainnya seperti Soegija. “Memang ini satu tantangan sampai saat ini membuat film yang memiliki pesan-pesan, tapi dengan sisi kualitas harus bisa komersial dan kembali modal,” harap Mari.Di Yogyakarta orang antusias menyambut pemutaran perdana film Soegija. Pada hari pertama pemutaran film kolosal ini, sebanyak 100.000 tiket ludes terjual.Pemutaran perdana secara serentak film Soegija dimulai, Kamis (7/6/2012) pagi di Indonesia. Bioskop Studio 21 Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta dipilih sebagai tempat peluncuran serentak pemutaran film tersebut.“Sebanyak 100.000 tiket yang habis terjual baru di bioskop-bioskop Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Bandung. Di daerah lain seperti Manado, Balikpapan, dan Lampung penonton juga membeludak tapi jumlahnya belum terdeteksi,” kata Romo Beni Susetyo yang turut mengawal pemutaran pertama film ini di Yogyakarta, Kamis (7/6/2012) malam.Menurut Beni, film Soegija masih akan terus diputar dalam beberapa hari ke depan. “Banyak orang ingin menonton film ini. Ini menunjukkan kerinduan masyarakat terhadap semangat kemanusiaan, pluralisme, dan nasionalisme yang akhir-akhir ini mulai menipis. Masyarakat tahu mana film yang bermutu,” paparnya.Film Soegija dengan latar belakang antara tahun 1940-1950 mengangkat sosok Mgr Soegijapranata, uskup pribumi pertama sekaligus pahlawan nasional.Sumber : http://indonesia.ucanews.com/
sekretariat
Kompleks Ruko Mega GrosirCempaka Mas Blok N no 21Jl. Letjen Suprapto Jakarta Pusat Telp: 021-42889232Fax: 021-42889233Email: karuniadanpanggilan@yahoo.co.id
login
USERNAME
bar login
PASSWORD
bar
date and time
Sun Feb 26 2017 07:29 PM
Our Visitors :909801
forumterbaru dalam forum
Cari Berita
logo
Jasa Pembuatan Website By IKT